Fiqo' Naim Al-Mujahid

Tinta Jeritan Hati...

tegak berdiri seorang lelaki
yang perlu ada padanya gagah
tabah pula nama tengahnya
sudah tersurat
hatinya perlu cekal
sentiasa terbisik akan kekuatan

tegak berdirinya ia
menghembus kekuatan untuk tiap yg dekat padanya
memberitahu semua yang disayanginya
bahawa hidup ini perjalanan sementara
pasti ada penghujungnya...

tegak berdiri ia
sebagai pujangga setia
ceriteranya jadi halwa telinga
sering guraunya
mengubat hati lara

tegak berdiri ia
memapah tubuh2 yang jatuh
kembali mengangkat hati yang terkubur
menyinar sinar
agar yang kelam kembali terang

semua dilakukan..untuk menyembunyikan dirinya...
yang sememangnya rapuh dari dalam...

tegak berdiri ia
berjuang demi kehidupannya
yang susurnya berliku
penuh hiba dan lara
tetap tersenyum ia
menanti saat mentari esok hari menjelma
kerana ia tahu
penderitaan hari ini..akan berakhir jua

tegak berdiri ia
mengubat perit tak mengira usia
dukanya tidak dikira
tiada suram dalam kamus hidupnya...

cuma................
kakinya sudah mula terketar
langkahnya kian longlai
hakikat untuknya berat
ditanggung bersendirian

dugaan demi dugaan menindih kesabarannya..
masih dipujuk hati
"ini kafarah dosa"
seakan2 kelam sekitarnya
saat mengetahui...........
"mungkin sudah tidak lama"..

masih tegak berdiri ia..
kerana ia yakin pada penciptanya..
takkan diberi dugaan ini
kalau bukan ia mampu menanggungnya
dalam tanigs bersendirian
sakitnya disembunyikan...

tegak berdiri
seorang insan bernama lelaki...
jiwanya diuji....
demi kehidupan hakiki.......

andai lelaki itu tiada lagi...
dipohon doa ...
diiringi..
hakikat ini berat..
untuk ia tanggung sendiri.......

0 comments:

Followers

Jeritan Hati

Dalam kesamaran mencari tinta iman yang semakin hilang,
terdampar aku dek pukulan ombak kekeliruan..
Oh..semakin aku melawan, semakin aku ditimpa kekalahan..
Semakin aku mengalah, semakin kuat jiwaku menyerang..

Blog Archive

Labels

Blog Archive